Selama ini, apakah Anda pernah mencuci bantal? Jika belum, Anda perlu segera melakukannya. Hal ini karena kotoran akan menumpuk di sana, bahkan jika Anda secara rutin mengganti sarungnya. Karena itu, cara mencuci bantal adalah hal yang penting untuk Anda ketahui untuk menjaga kebersihannya. 

Apabila Anda belum tahu apakah bantal bisa dicuci atau tidak, maka jawabannya jelas bisa. Bahkan, Anda perlu melakukannya setidaknya 1-2 kali setahun agar kotoran dan debu tidak menumpuk.[1] Jika dibiarkan terus seperti itu, pernapasan serta kesehatan Anda secara keseluruhan mungkin saja terganggu. 

Karena itu, berikut cara mencuci bantal dengan tangan dan dengan mesin cuci yang perlu Anda tahu! 

Tutorial Cuci dengan Tangan

Pada dasarnya, ada beberapa jenis bantal yang tidak bisa Anda masukkan ke dalam mesin. Alasannya pun beragam, mulai dari karena jenis material isinya maupun karena kain yang membalutnya. Karena itu, jangan lupa untuk membaca tag yang ada di bantal terlebih dulu sebelum Anda mencucinya. 

Jika sudah dan ternyata Anda harus membersihkannya dengan tangan, maka Anda bisa mengikuti cara mencuci bantal tanpa mesin cuci berikut ini! 

  1. Lepas sarung bantal dan cuci secara terpisah. 
  2. Siapkan wadah atau ember dan isi dengan air hangat. Jika Anda mencari cara mencuci bantal yang kuning, tambahkan campuran cuka dan baking soda ke dalam air hangat. 
  3. Tambahkan deterjen dengan bahan lembut sesuai takaran pada kemasan. 
  4. Rendam bantal selama 30 – 45 menit. 
  5. Bawa bantal dan gosok dengan menggunakan sikat berbulu lembut. 
  6. Buang sisa detergen dengan membilasnya di ember berisi air dingin 2-3 kali. 
  7. Sebagai tips, jangan terlalu kuat saat memeras bantal agar tidak mudah rusak. Terutama jika Anda sedang mencari cara mencuci bantal busa.  

Tutorial Cuci dengan Mesin

Sebenarnya, cara mencuci bantal di mesin cuci tidak akan jauh berbeda dengan menggunakan tangan. Hanya saja, Anda akan memanfaatkan bantuan mesin untuk menggosok dan membuang sisa air yang menempel di bantal. Caranya pun mudah, Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini! 

  • Lepas sarung bantal. 
  • Baca petunjuk pencucian pada tag bantal untuk mengetahui apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan. 
  • Masukkan air hangat ke dalam mesin, campur dengan cuka dan baking soda jika bantal sudah menguning. 
  • Tambahkan deterjen dengan bahan lembut sesuai takaran pada kemasan. 
  • Rendam bantal selama 30 – 45 menit. 
  • Cuci dengan mode delicate
  • Buang air pada mesin dan isi kembali dengan air dingin. 
  • Kembali cuci dengan mode delicate
  • Buang kembali air dan cuci dengan mode delicate satu atau dua kali lagi hingga sisa deterjen hilang. 
  • Hindari untuk mengeringkan dengan mesin pengering agar bantal tidak lepek dan rusak, terutama untuk bantal yang berbahan busa. 

Tutorial Mengeringkannya

Berdasarkan pada penjelasan di atas, Anda pasti menyadari jika cara mengeringkan bantal tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Hal ini karena bantal rentan rusak, sehingga Anda harus menanganinya dengan sangat hati-hati.  

Setidaknya, ada tiga cara yang bisa Anda coba untuk mengeringkannya sekaligus menjaganya agar tetap firm dan tidak lepek, yaitu:

1. Menggunakan Dryer Ball Agar Bantal Tetap Mengembang

Cara yang paling efektif untuk mengeringkan bantal tanpa harus merusaknya adalah dengan memakai dryer ball. Langkah ini bisa Anda gunakan jika ingin mengeringkan bantal di mesin pengering tanpa membuatnya kempes dan rusak. 

Pada umumnya, drying ball terbuat dari karet atau wol berbentuk gumpalan yang bisa Anda masukkan ke dalam mesin pengering bersama dengan bantal. Tugasnya adalah untuk mempercepat pengeringan sekaligus mencegah penggumpalan. Anda bisa memasukkan satu atau dua dying ball sekaligus. 

2. Jika Ada Pengaturan Suhu, Pilih Suhu Hangat 

Pada beberapa mesin cuci, ada pilihan suhu hangat untuk bagian pengering. Jika mesin cuci milik Anda adalah satu di antaranya, maka jangan lupa untuk mengaktifkan mode ini saat mengeringkannya. 

3. Jemur di Bawah Sinar Matahari

Terakhir, Anda bisa menjemurnya di bawah sinar matahari. Khususnya jika Anda tidak memiliki mesin. Jika Anda mengeringkannya dengan cara ini, jangan lupa untuk membolak balik bantal sesekali. Hal ini agar bantal kering dengan sempurna dan bisa terhindar dari bau apek dan hal-hal buruk lainnya. 

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencuci dan mengeringkan bantal. Hanya saja, beberapa bantal memang relatif sulit untuk dibersihkan. Karena itu, pastikan Anda memilih bantal yang mudah untuk Anda cuci seperti bantal orenji dari Domi. 

Bantal ini terbuat dari silicon fibre yang tidak mudah kempes meskipun Anda mencucinya dengan rutin. Bagian kainnya juga terbuat dari kain cover microtex warna abu-abu yang tidak mudah menguning.

Jadi, cara mencuci bantal orenji memang mudah untuk Anda ikuti. Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah di atas untuk membersihkannya. Pastinya, bantal akan bersih sekaligus tetap awet dan tahan lama. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo coba bantal orenji dari Domi sekarang juga! 

Pada dasarnya, merasa lelah dan mengantuk itu sangat wajar dan manusiawi. Alasannya pun beragam, mulai dari karena kurang tidur, stress, gaya hidup tidak sehat, ada perubahan hormonal, dan penyebab yang lainnya.[1] Namun, tahukah Anda jika rasa lelah dan kantuk itu bisa hilang dengan power nap? 

Jika menilik arti di dalam kamus, apa yang dimaksud dengan power nap adalah tidur siang.[2] Hal ini karena aktivitas tersebut seringkali Anda lakukan di siang hari dengan tujuan agar energi bisa segera kembali. Lalu, kira-kira apa saja manfaat power nap dan bagaimana tipsnya agar hasilnya lebih maksimal? 

Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang aktivitas ini, berikut penjelasan lebih lengkapnya! 

Manfaat Power Nap

Dari penjelasan di atas, pastinya Anda sudah tahu jika manfaat power nap adalah untuk mengembalikan energi yang hilang. Namun selain itu, ada beberapa alasan lain yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Meningkatkan Fungsi Otak 

Tahukah Anda jika rasa kantuk dan lelah bisa membuat kerja otak menurun? Bahkan, ketika rasanya sudah tidak tertahankan, otak akan reflek melakukan shutdown. Hal ini tidak jauh berbeda dengan ponsel Anda yang tidak bisa digunakan saat kehabisan baterai atau aliran listrik yang terputus saat badai. 

Itulah yang membuat Anda tidak bisa berpikir jernih ketika kurang tidur. Anda tidak akan bisa berkonsentrasi, percakapan menjadi tidak seimbang dan tidak terarah, dan emosi menjadi tidak stabil.[3] Karena itu, tidur dan istirahat yang cukup bisa menjaga otak Anda agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya. 

Jika tidur malam Anda terganggu, power nap adalah solusi yang bisa Anda coba di siang atau sore hari, saat energi hampir habis. Apabila Anda belum tahu power nap berapa lama, Anda bisa tidur 10 hingga 30 menit. Meskipun sebentar, namun aktivitas ini akan membantu otak merasa lebih fresh

2. Meningkatkan Stamina 

Bukan hanya fungsi otak saja yang bisa meningkat, namun juga stamina. Hal ini karena tidur siang bisa meningkatkan suasana hati dan memberikan boosting energi dengan cepat. Alasannya adalah karena Anda baru sampai ke “lighter stages of sleep”. Inilah yang membuat Anda merasa energized

Kuncinya adalah durasi power nap paling optimal, yaitu kurang dari 30 menit. Lebih dari itu, Anda sudah masuk ke tahap deep sleep. Pada tahap ini, otak akan menuntut tubuh untuk menyempurnakan siklus tidur penuh, yaitu 7 – 8 jam. Hal inilah yang membuat Anda merasa lebih lelah saat tidur siang kebablasan. 

Tips Power Nap Agar Hasilnya Lebih Maksimal

Setelah tahu manfaatnya, Anda pun perlu tahu apa saja tips-tips yang bisa Anda terapkan sebelum tidur siang, seperti:

1. Cari Tempat yang Nyaman

Pertama, jangan lupa untuk mencari tempat nyaman. Hal ini agar tubuh terhindar dari rasa sakit dan pegal setelah Anda bangun tidur. Tidur di sofa atau di meja kerja, misalnya. Ketika bangun, tidak jarang bagian punggung dan leher Anda terasa sakit dan tidak nyaman. 

Karena itu, usahakan untuk selalu tidur di kasur yang empuk dan nyaman. Namun, jika Anda punya pekerjaan 9-5 dan harus tidur di kantor, Anda bisa membawa bantal nyaman untuk menyangga leher dan punggung. 

2. Set Alarm Agar Tidak Kebablasan Tidur 

Selain mencari tempat yang nyaman, jangan lupa untuk menyetel alarm agar Anda tidak kebablasan ketika tertidur. Hal ini mengingat tidur siang tidak bisa Anda lakukan lebih dari 30 menit. Jika lebih dari itu, tubuh Anda akan merasa lebih lelah dan rasa kantuk tersebut tidak akan kunjung hilang. 

Apakah Power Nap Itu Penting?

Berdasarkan pada penjelasan di atas, pastinya Anda sudah tahu jika tidur siang sangat penting bagi tubuh. Terlebih jika Anda sedang merasa lelah dan mengantuk. Ketika sudah bangun, Anda bisa kembali fokus dan berkonsentrasi belajar, bekerja, atau melakukan aktivitas apapun. 

Membiasakan tidur siang juga punya manfaat yang signifikan untuk kesehatan. Dengan begitu, Anda bisa merasa lebih sehat dan bertenaga dalam menjalani aktivitas. Bahkan, tidur singkat selama 5 – 10 menit juga bisa membuat Anda merasa lebih energized

Untuk membantu agar tidur lebih berkualitas meskipun waktunya sangat singkat, kamu memerlukan bantal yang nyaman. Salah satu pilihan terbaiknya adalah bantal orenji dari Domi. Hal ini karena bantal tersebut terbuat dari 100% silicon fibre yang memberikan efek lebih tebal dan berisi. 

Karena itu, bantalnya terasa lebih firm dan tidak mudah kempes. Jadi, Anda bisa menggunakannya dalam hitungan tahun, karena kualitasnya tetap terjaga meskipun sudah Anda pakai selama itu. 

Dengan bantal ini, power nap Anda bisa terasa lebih berkualitas. Jadi, apakah Anda sudah siap untuk menggunakan bantal orenji dari Domi setiap hari? Tujuannya agar Anda merasa lebih bertenaga dan lebih berkonsentrasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Kasur anak kost sering terlupakan sebagai salah satu barang terpenting. Padahal kualitas tidur dan kenyamanan kasur sangat penting kalau kamu sedang di perantauan.

Apalagi ada banyak pertimbangan saat memilih kasur untuk kost, mulai dari sisi ukuran, bahan, harga, hingga yang sering terlupakan: kenyamanan.

Di artikel ini, kamu bisa menemukan:

  • Panduan memilih kasur untuk ngekos
  • Rekomendasi kasur anak kost paling nyaman sesuai anggaran.

Baca infonya sampai akhir.

Tips Memilih Kasur untuk Kosan

Memilih kasur kosan tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan supaya kehidupanmu selama di perantauan terasa nyaman.

Tips berikut bisa membantumu memilih kasur paling sesuai dengan bujet dan kebutuhan.

Sesuaikan Ukuran dengan Ruangan

Ukuran kasur anak kost paling kecil mulai dari 90 x 200 cm. Biasanya ini cocok untuk ruangan ukuran 3 x 3 m persegi.

Kalau ruangannya lebih besar, boleh saja. Yang tidak boleh, kamar kost kecil 3 x 3 meter persegi kamu isi dengan kasur ukuran 200 x 200 cm. Jadinya kamu tidak punya sisa space untuk rak, laptop, atau kebutuhan lainnya.

Semakin besar ruangan, semakin bebas kamu pilih ukuran kasurnya.

Pilih Bahan Kasur yang Cocok

Ada banyak bahan kasur, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Contoh: bahan springbed dan latex punya keunggulan dari sisi kenyamanan. Tapi harganya relatif lebih mahal.

Di sisi lain, bahan busa dan kapuk punya keunggulan dari sisi harga dan mobilitas, tapi untuk kenyamanan dan hygiene agak kurang.

Cari tahu bahan kasur yang akan kamu pakai dan pertimbangkan cost vs benefit yang kamu dapatkan.

Tingkat Keempukan Kasur

Setiap kasur punya tingkat keempukan yang berbeda-beda. Biasanya, standarnya mulai dari absurdly soft yang bisa membuat kamu terbenam (level 1) hingga ultra firm yang keras seperti kayu (level 10).

Pemilihan keempukan kasur menyesuaikan dengan berat badan dan preferensi setiap orang. Kamu perlu mencoba langsung kasur tersebut untuk lebih pasti.

Kalaupun tidak, kamu bisa meminta skala keempukan kasur tersebut ke produsen atau penjualnya. Kira-kira saja mau yang empuk, sedang, atau yang permukaannya tidak berubah saat kamu tiduri.

Fitur dan Harga

Selain hal di atas, kamu juga bisa mempertimbangkan fitur lain dari kasur tersebut. Contohnya seperti anti air, anti bakteri, anti jamur, hingga anti alergi.

Kasur yang memiliki nilai tambah tersebut biasanya membutuhkan bujet yang relatif lebih besar. Jika anggaran tersedia, tak masalah karena tidur berkualitas adalah sebuah investasi.

Harga kasur anak kost yang nyaman mulai dari di bawah Rp1 juta-an. Memang ada kasur lipat anak kost yang murah seperti Trifold, tapi nanggung. Lebih baik langsung kasur saja.

Rekomendasi Kasur Anak Kost Paling Nyaman

Agar tidak bingung memilih kasur yang mana untuk kosan kamu, bisa pertimbangkan rekomendasi kasur single bed yang nyaman berikut. Harganya mulai dari di bawah Rp1 juta-an.

Mate Mattress

Kasur ini paling oke untuk anak muda yang aktif dan menginginkan tidur yang nyaman dan berkualitas. berbahan busa berkepadatan tinggi, tingkat keempukannya firm yang memberikan support penuh untuk tulang punggung.

Mau lebih empuk? Ambil opsi ketebalan 20 cm untuk dapat tambahan lapisan high density supersoft foam. Sudah pasti, covernya juga anti tungau, bahkan ada zipper untuk memudahkan saat mencuci.

Studio Mattress

Kasur ini cocok untuk kamu yang ingin mendesain kamar kos dengan gaya minimalis. Bahannya per berlapis busa dengan keempukan medium. Nyaman dan cocok untuk anak muda yang aktif.

Tidak perlu takut berisik seperti springbed lain karena yang ini sudah punya teknologi pocket spring motion isolation. Selain itu, kamu juga mendapatkan cover anti tungau alias kutu busuk yang mengganggu itu.

AIR Mattress

Kasur ini paling cocok untuk daerah tropis dan pantai yang panas. Pas juga untuk kamu yang menghabiskan waktu agak lama di atas kasur.

Ini karena bahan yang memakai Ventilated Blue Air Foam yang menambah sirkulasi udara sehingga tetap sejuk. Apalagi kamu juga mendapatkan adaptive cover yang berubah secara dinamis terhadap perubahan suhu.

Keempukannya bisa pilih antara medium soft berbahan spring bed + foam atau medium firm berbahan foam saja.

All New Dual Comfort Mattress

Kasur ini spesial karena memberikan kenyamanan ekstra dengan 4 lapisan bahan dan 2 tingkat keempukan yang berpadu: soft di bagian atas dan firm di bagian bawah.

Fitur lainnya serupa pada Mate Mattress yang sama-sama berbahan dasar high density Quantum base foam, termasuk zipper dan penutup anti tungau.

Plush Hybrid Mattress

Kasur istimewa ini memberikan kenyamanan sempurna dengan 6 lapisan bahan dan kombinasi keempukan medium to firm.

Bagian top menggunakan lapisan Castro yang lembut dan anti debu serta tungau, dengan isian microfiber premium dari Korea. Di bawahnya, lapisan Green Tea Latex membuat kasur terasa empuk serta awet lebih lama.

Selanjutnya, ada lapisan foam dan pocket spring untuk support dan kenyamanan ekstra. Pokoknya, tidurmu di atas kasur ini bakal senyenyak bayi.

Tidak perlu bingung lagi untuk urusan kasur anak kost. Pilih dari rekomendasi Domi sesuai anggaran yang kamu punya. Sudah terbukti memberikan tidur lelap dan memuaskan.

Work life balance merupakan dambaan setiap orang. Siapa yang tidak mau mendapat kelancaran di pekerjaan dan kebahagiaan dalam hidup bersamaan?

Di zaman modern ini, menyeimbangkan antara dunia bisnis atau kerja dengan kehidupan pribadi memang menantang. Terlebih dengan adanya internet, batas antara waktu kerja dengan waktu pribadi jadi semakin kabur.

Artikel ini akan membantu Anda memahami:

  • konsep kerja dan hidup yang seimbang,
  • manfaat dan tantangannya, serta
  • tips mencapainya.

Baca sampai selesai ya.

Apa Itu Work Life Balance

Work life balance adalah sebuah konsep yang mengupayakan hadirnya keseimbangan antara urusan bisnis atau kerja dan kebahagiaan hidup pribadi.

Contoh work life balance yaitu Anda masih bisa bersantai, melakukan hobi atau sesuatu yang Anda suka, tanpa membuat tugas atau pekerjaan Anda berantakan.

Keseimbangan hidup dan kerja ini penting agar Anda tidak mengalami kelelahan fisik maupun mental (burn out). Untuk itulah, memberikan porsi yang setimbang antara pekerjaan atau bisnis dan kehidupan pribadi atau keluarga jadi sangat krusial.

Manfaat Work Life Balance

Bekerja itu bagus. Anda bisa lebih punya tujuan hidup, kepercayaan diri, keamanan finansial, dan lingkungan yang membantu pribadi Anda bertumbuh.

Tapi, bekerja terus-menerus juga tidak bagus. Hormon stres Anda akan konsisten berada di level tinggi. Ini membuat Anda berisiko terkena depresi, kecemasan, dan berbagai masalah kesehatan.

Punya gaya hidup dan kerja yang seimbang banyak manfaatnya, di antaranya:

  1. Hidup jadi lebih semangat, kerja jadi lebih produktif
  2. Stres menurun, bahagia meningkat
  3. Keuangan aman, begitupun hubungan dengan keluarga dan teman
  4. Punya kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan mencapai aktualisasi diri.

Cara Mencapai Work Life Balance

Sayangnya, punya hidup yang ideal seperti itu tidak mudah. Tantangannya banyak, mulai dari pekerjaan yang tidak memungkinkan hingga masifnya internet, yang membuat batas kehidupan kerja dan pribadi jadi semakin kabur.

Agar Anda dapat mencapai keseimbangan tersebut, tips berikut bisa membantu.

1. Tegas Antara Waktu Kerja dan Pribadi

Anda tidak harus membagi waktu 50% kerja dan 50% pribadi. Tidak pula harus menulis jadwal harian Anda sedetail mungkin dan stick to the schedule yang ketat. Hal begini ujung-ujungnya malah akan membuat Anda stres sendiri.

Yang penting, buat batasan jelas antara waktu kerja dan pribadi. Ketika kerja ya kerja, ketika santai ya santai. Jangan campur adukkan keduanya.

2. Berani Bilang Tidak

Katakan tidak, dan separuh kerumitan hidup Anda akan menghilang.

Sering kali yang membuat hidup rumit adalah keengganan untuk menolak permintaan orang lain. Begitu juga dalam pekerjaan, sering ada tugas ekstra yang sebenarnya bukan tanggung jawab Anda.

Katakan tidak dan tolak. Jangan melakukan sesuatu hanya karena merasa tidak enak. Apalagi kalau itu bukan tanggung jawab atau sesuatu yang memang Anda suka.

3. Ambil Jeda Sejenak

Terima bahwa Anda tidak bisa terus-terusan dalam tingkat energi tinggi, karena stres Anda juga ikut tinggi.

Tapi, Anda bisa tetap dalam semangat yang optimal. Caranya, ambil jeda untuk istirahat sejenak secara berkala.

Teknik Pomodoro bisa Anda gunakan saat kerja. Ambil istirahat 5 menit setiap 25 menit kerja. Setelah 5 kali siklus, ambil istirahat agak panjang, sekitar 30 menit.

Anda bisa melakukan aktivitas relaksasi dan hobi saat istirahat tersebut, yang penting jangan sentuh pekerjaan. Bisa juga rebahan sebentar di atas kasur Trifold dari Domi serbaguna untuk mengembalikan kebugaran.

4. Jangan Malas Berolahraga

Melakukan aktivitas kerja maupun hobi butuh tubuh yang bugar. Ini hanya bisa Anda dapat dengan berolahraga secara rutin.

Ajak teman dan keluarga untuk berolahraga bersama, sekaligus meningkatkan kualitas hubungan yang Anda miliki. Jadi, sekali berolahraga, banyak hal yang bisa Anda dapatkan sekaligus.

Jogging untuk kebugaran, workout untuk kekuatan, atau permainan untuk mengembangkan hubungan. Tinggal pilih dan lakukan secara rutin 2-3x seminggu.

5. Nikmati Tidur yang Berkualitas

Tidur yang berkualitas juga tak kalah penting dengan olahraga dalam hal menjaga kebugaran tubuh.

Kualitas ini bukan hanya soal jumlah jam tidur, tapi juga tingkat kedalaman dan kelelapan tidur Anda. Tidur yang kurang nyenyak, sedikit-sedikit terbangun, bisa jadi menyebabkan Anda merasa lebih capek ketika bangun.

Bantal dan alas tidur yang nyaman sangat berpengaruh. Karena itu, pastikan Anda menggunakan rekomendasi kasur mattresses, bantal dan guling dari Domi. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas.

6. Rencanakan Waktu Bersama

Liburan sangat penting untuk mempertahankan kebahagiaan dan membangun hubungan berkualitas dengan pasangan dan keluarga. Karena itu, Anda perlu merencanakannya secara aktif.

Bahkan, Anda bisa mengajak mereka untuk bersama-sama merencanakan liburan impian. Tak perlu yang berbiaya mahal, jalan-jalan ke pantai atau taman hiburan terdekat bisa jadi pilihan.

Buat tujuan bercengkerama bersama untuk setiap bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun yang berbeda tingkatan. Dengan demikian, energi dan semangat dalam keluarga juga ikut terjaga.

Work-life balance jelas penting dan menantang, tapi dengan pilihan yang cerdas dan keberanian yang tegas, pasti dapat tercapai dengan memuaskan. Karena hidup itu hanya sekali, maka jalani tanpa menyesali.

Untuk Anda yang punya masalah berkaitan dengan penurunan kualitas tidur, bisa mempertimbangkan untuk tidur tanpa bantal.

Banyak yang meyakini bahwa gaya tidur ini mengandung sejumlah manfaat kesehatan, tapi bagaimana dengan faktanya?

Artikel ini akan membahas tentang manfaat, risiko, dan tips melakukan cara tidur tanpa bantal dengan benar untuk mendapatkan benefit seoptimal mungkin.

Simak bahasannya sampai akhir.

Manfaat Tidur Tanpa Bantal

Anda boleh skeptis dengan cara ini karena sekilas seperti menyelisihi ilmu kesehatan. Akan tetapi, faktanya ada sejumlah manfaat potensial yang bisa Anda dapatkan dengan melakukan gaya tidur ini.

Kaku Leher Berkurang

Pernahkah ketika bangun, Anda tidak bisa menggerakkan leher alias kaku (stiffness)?

Penyebabnya bisa banyak, mulai dari kasur yang tidak mendukung, bantal yang terlalu keras, hingga posisi tidur yang tidak sesuai dengan lekukan alami tubuh.

Penggunaan bantal yang terlalu tinggi dan terlalu lebar membuat leher harus menekuk atau terpuntir dalam waktu yang cukup lama. Karena itu, meninggalkan bantal sementara dapat memperbaiki kaku dan nyeri leher.

Mengurangi Dengkuran

Pernah mengalami komplain dari pasangan atau keluarga karena tidur mendengkur? Coba tinggalkan bantal sementara.

Bantal juga menjadi penyebab posisi kepala harus menekuk atau tertunduk. Akibatnya, aliran napas dari hidung menyempit. 

Udara yang lewat jalan sempit pun akhirnya menggetarkan mukosa atau permukaan saluran napas sehingga suara dengkuran pun ke luar.

Maka dari itu, menyisihkan bantal dari bawah kepala saat tidur telentang akan membantu jalur udara terbuka lebih lebar. Hasilnya, dengkuran akan berkurang.

Memperbaiki Masalah Wajah dan Rambut

Pernah punya masalah jerawat yang tak kunjung membaik? Atau rambut yang mudah kusut? Bisa jadi masalahnya berawal dari bantal.

Bantal bisa jadi media yang menyerap keringat dan menyimpan kotoran serta debu. Saat tidur, terutama kalau posisi Anda menyamping, seringkali wajah mengalami kontak langsung dengan bantal dalam waktu lama.

Terbayang kalau bantalnya keras dan sarungnya kotor? Keriput dan jerawat pun mudah timbul.

Lantas, bagaimana kalau posisi telentang. Efeknya jadi mengarah ke rambut yang jadi lepek dan kusut ketika bangun.

Dengan demikian, tidur tanpa bantal membantu mengatasi masalah kaku dan nyeri leher, mengurangi mendengkur, dan memperbaiki masalah wajah serta rambut.

Risiko Tidur Tanpa Bantal

Pexel

Walaupun ada manfaat kesehatannya, gaya tidur ini bukan untuk semua orang. Ada risiko juga dari efek samping tidur tanpa bantal yang terasa kalau Anda punya kebiasaan atau kondisi tertentu.

Nyeri Leher

Risiko ini muncul ketika Anda terbiasa tidur miring di mana ada jarak yang cukup jauh antara kepala dan kasur. 

Mau tidak mau, jarak ini harus Anda fasilitasi dengan dukungan dari bantal. Kalau tidak, malah justru dapat menyebabkan leher nyeri dan terkilir.

Aliran Balik Asam Lambung

Risiko ini muncul khusus untuk penderita GERD (gastroesophageal reflux disease) yang dialami oleh sekitar 20% orang dewasa.

Pada penderita penyakit ini, katup pembatas antara lambung dan kerongkongan sudah agak bocor, jadi asam lambung dapat mengalir balik tanpa halangan.

Kalau tidak pakai bantal, ada potensi kepala dan kerongkongan lebih rendah posisinya dari lambung. Akibatnya, asam lambung pun bisa “naik”.

Henti Napas Saat Tidur

Risiko ini muncul kalau Anda punya kebiasaan tidur telungkup. Walau sebenarnya posisi ini yang paling cocok dengan gaya tidur tanpa bantal, tapi ada risiko Anda mengalami henti napas (sleep apnea).

Risiko ini terjadi kalau tingkat keempukan kasur yang Anda gunakan terlalu rendah (terlalu empuk). Akibatnya, hidung dan mulut dapat “tenggelam” ke dalam kasur dan mengganggu aliran napas.

Tips Tidur Lelap Tanpa Bantal

Pexel

Rahasia cara tidur tanpa bantal yang nyenyak dan menyehatkan adalah dengan sebelumnya memahami preferensi tidur Anda.

Gaya tidur ini sangat tidak cocok untuk preferensi tidur miring. Bantal harus tetap pakai. Lebih baik lagi kalau Anda menyisipkan guling di antara kedua paha dan lutut untuk menambah kenyamanan.

Kalau preferensi tidur telentang, cocok saja. Lebih cocok lagi kalau telungkup. Syaratnya, lakukan secara bertahap dengan mengurangi ketinggian bantal agar otot leher dapat beradaptasi.

Tidur Nyaman dalam Segala Posisi

Domibed

Kalau mau tidur nyaman dan lelap dalam posisi apapun, Anda bisa menggunakan Memory Cloud Pillow dari Domibed.

Memory Cloud Pillow dari Domibed adalah bantal spesial ini berbahan memory foam, material busa khusus yang bisa menyesuaikan dan “mengingat” posisi leher dan kepala saat tidur. 

Busa khusus tersebut mendapat tambahan infus gel dan campuran serat mikron yang membuat tidur Anda sejuk sepanjang malam dan kepala tertopang secara sempurna.

Mau preferensi posisi tidur yang mana pun, bantal ini akan mampu membuat Anda merasakan tidur yang nyenyak seperti bayi.

Jadi, buat apa ambil risiko tidur tanpa bantal. Percayakan Memory Cloud Pillow untuk mengantarkan Anda ke alam relaksasi yang dalam.

Saat membeli kasur, Anda tidak hanya membeli perlengkapan rumah tangga untuk mengisi kamar, melainkan melakukan investasi demi kesehatan fisik dan mental. Akan tetapi, jika tak dirawat dengan baik, kasur tentu akan cepat rusak. Nah, ini tips merawat kasur yang bisa Anda lakukan agar kasur senantiasa awet.

Do’s

Cara merawat kasur agar tahan lama

Apa saja cara merawat kasur agar tahan lama? Anda bisa lakukan hal-hal berikut:

1. Pastikan Ukuran Dipan atau Bed Frame Sudah Sesuai

Meski terkesan tidak berhubungan, ukuran dipan atau bed frame memiliki peranan besar dalam menjaga umur kasur. Jika tidak sesuai, kasur akan lebih cepat merosot, dan bahkan bisa merusak komponen penopang di dalam kasur. Oleh karena itu, pastikan ukuran dipan sudah sesuai dengan ukuran kasur yang Anda pesan.

2. Lepas Plastik Spring Bed

Anda mungkin pernah melihat kasur yang terbungkus plastik. Tidak sedikit orang yang tak melepas plastik pembungkus kasur saat digunakan, dengan niat ingin menjaga kebersihan kasur. Akan tetapi, tindakan ini justru dapat membuat kasur cepat rusak, loh.

Adanya plastik pembungkus pada kasur dapat menghalangi sirkulasi udara pada kasur. Hal ini dapat membuat kasur terasa panas saat digunakan, serta meningkatkan risiko kelembapan di bagian dalamnya. Selain membuat tak nyaman digunakan, hal ini juga membuat kasur cepat rusak.

3. Vakum Kasur secara Rutin

Tumpukan debu, tungau, dan serangga pada bagian dalam kasur berpotensi membuat kasur cepat rusak. Selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gatal-gatal hingga gangguan pernapasan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan bagian dalam kasur menggunakan vakum khusus setidaknya tiga bulan sekali. Vakum khusus kasur biasanya memiliki daya hisap yang lebih kuat, serta memiliki fitur canggih seperti sinar UV untuk membunuh tungau dan mencegah alergi akibat kasur yang kotor.

4. Melakukan Rotasi Kasur

Melakukan rotasi kasur merupakan salah satu tips merawat kasur busa agar tetap awet. Apa maksudnya rotasi kasur?

Rotasi kasur adalah memutar posisi kasur 180 derajat guna mengembalikan area kasur yang cekung atau merosot karena beban tubuh. Dengan begini, kasur akan kembali rata, sehingga umur pemakaiannya bisa menjadi lebih panjang.

Waktu yang ideal untuk melakukan rotasi kasur adalah 6-12 bulan sekali. Namun, jika kasur Anda sangat empuk dan lebih cepat cekung, Anda bisa melakukan rotasi kasur lebih sering.

Don’t’s

Penyebab kasur busa bisa kempes

Selanjutnya, apa yang sebaiknya Anda hindari agar kasur tetap awet? Ini beberapa di antaranya:

1. Hindari Makan di Atas Kasur

Sisa-sisa makanan yang jatuh ke atas kasur berpotensi menimbulkan jamur dan bakteri pada kasur. Selain merusak komponen kasur, hal ini juga bisa berakibat pada munculnya bau tak sedap pada kasur, yang tentunya mengganggu kualitas tidur Anda.

Oleh karena itu, usahakan untuk tidak makan di atas kasur. Jika sangat perlu, Anda bisa menggunakan meja lipat untuk mencegah jatuhnya remahan makanan. Selain itu, upayakan mencuci sprei seminggu sekali untuk menjaga kebersihan permukaan kasur Anda.

2. Jangan Berdiri atau Loncat di Atas Kasur

Bermain loncat-loncat di atas kasur kerap menjadi hiburan yang seru bagi anak-anak. Sayangnya, hal menyenangkan ini justru merupakan penyebab kasur busa bisa kempes dan rusak.

Berdiri atau loncat di atas kasur membuat beban tubuh terpusat pada satu area di atas kasur, yang kemudian bisa membuat kasur merosot atau bergelombang. Hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan tidur Anda, bahkan berisiko mengubah posisi tulang Anda jika tak segera diatasi.

3. Jangan Membengkokkan Paksa atau Melipat Kasur

Pada umumnya, kasur tidak didesain untuk bisa dibengkokan atau dilipat. Jika Anda paksa, kasur justru akan rusak, bergelombang, atau bahkan patah di bagian per. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena jenis kerusakan ini tak bisa Anda perbaiki sehingga Anda harus membeli kasur baru.

Jika Anda sangat memerlukan kasur lipat, Anda bisa menggunakan kasur trifold yang praktis untuk dibongkar-pasang sewaktu-waktu.

4. Hindari Asal-asalan Memilih Kasur

Selain melakukan perawatan kasur dengan tepat, pemilihan kasur yang berkualitas juga dapat menjadi penentu umur kasur. Pasalnya, kasur dengan material yang tak berkualitas umumnya lebih cepat rusak, sehingga membuat Anda harus menyediakan budget lebih untuk membeli kasur baru.

Bicara soal kasur berkualitas, tentu Mate Mattress dari Domi jagonya.

Mate Mattress dari Domi terbuat dari Super Soft Foam dan Quantum Base Foam yang empuk, kuat, dan tahan lama. Dengan dua tingkat ketebalan, yakni Firm dan Medium Firm, Anda bisa menentukan sendiri kasur yang ideal untuk menopang tubuh Anda.

Selain itu, Mate Mattress juga dilapisi dengan kain Melee Grey anti-tungau yang memberikan kesan premium dan estetik, cocok untuk Anda yang aktif dan menyukai dekorasi minimalis. Fitur resleting pada bed cover Mate Mattress juga memudahkan Anda untuk menjaga kebersihan bagian luar dan dalam kasur.

Dengan mengaplikasikan tips merawat kasur di atas, meningkatkan kualitas tidur bukan lagi perkara sulit. Dengan kasur Domi, kondisi fisik dan mental tetap prima, dan tingkat produktivitas Anda juga akan semakin baik. Hubungi tim Domi sekarang untuk mendapatkan kasur impian Anda!

Jangan remehkan pemilihan kasur! Kasur yang tepat bisa membuat tidur Anda lebih berkualitas, stres berkurang, dan tubuh jadi lebih bugar. Di Domi, Anda akan menemukan macam-macam kasur dengan material dan fitur yang tidak akan Anda temukan di tempat lain. 

Mari, ketahui semua jenis kasur yang ada di Domi.

Mengapa Harus Pilih Kasur Domi?

Domi merupakan salah satu merek kasur paling bagus di Indonesia. Ini alasannya:

1. Kasur Vacuum yang Praktis dan Higienis

Seluruh kasur Domi dikemas dalam box vacuum. Artinya, kasur akan Anda terima dalam kemasan box yang simpel, praktis, dan tidak berat, sehingga mudah Anda tempatkan di rumah tanpa membutuhkan tenaga banyak orang.

Selain itu, packaging box pada kasur juga membuat kasur lebih bersih, terhindar dari debu selama proses penyimpanan dan pengiriman.

2. Tanpa Biaya Pengiriman

Ingin membeli kasur tapi khawatir ongkirnya melambung? Hal itu tak akan Anda temui jika Anda membeli kasur di Domi. Pasalnya, Domi menyediakan layanan gratis ongkir ke berbagai wilayah di Indonesia. Jadi, Anda tak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk menikmati kasur berkualitas.

3. Masa Garansi Panjang

Layanan after-sales yang mumpuni merupakan ciri produk dan perusahaan yang berkualitas. Oleh karena itu, Domi menyediakan rentang garansi yang panjang, yakni 10 tahun untuk busa kasur, dan 15 tahun untuk pegas. Yang perlu Anda lakukan untuk klaim garansi adalah menghubungi tim Domi kapan saja.

4. Banyak Opsi Ukuran Kasur

Di Domi, Anda bisa menemukan kasur dengan ukuran beragam, mulai dari kasur single berukuran 90×200, 120×200 (Super Single), hingga kasur ukuran 200×200 (Super King). Maka dari itu, kasur Domi bisa Anda gunakan untuk setiap kebutuhan, mulai dari kamar utama, kamar anak, hingga kamar asisten rumah tangga.

Bahkan, jika mau, Anda juga bisa menggunakan layanan custom ukuran yang berlaku untuk semua tipe kasur Domi. Praktis, bukan?

5. Menunjang Kesehatan Tulang Punggung dan Nyaman Digunakan

Produk kasur vakum terbaik dari Domi dirancang sesuai dengan kebutuhan penggunanya yang bermacam-macam. Maka dari itu, Domi menyediakan kasur dengan berbagai tingkat keempukan untuk menopang tulang punggung Anda dengan lebih baik.

Selain itu, kasur Domi juga menggunakan material terbaik yang dingin, lembut, serta anti-tungau dan hypoallergenic.

Tipe Kasur Domi dan Keunggulannya

Saat ini, Domi sudah memiliki tujuh jenis kasur dengan material dan keunggulan yang berbeda-beda. Mari, pelajari setiap tipe kasur Domi, spesifikasi, dan keunggulannya.

1. AIR Mattress

AIR Mattress adalah kasur busa dengan lima lapisan busa premium yang empuk, namun tetap bisa menyokong tubuh dengan baik.

Kasur satu ini memiliki dua tipe, yakni tipe full busa dengan keempukan Medium Firm dan tipe Pocket Spring + busa dengan keempukan Medium Soft. Selain itu, kasur ini juga memiliki teknologi Ventilated Blue Air Foam yang memberi sensasi segar saat digunakan.

2. All New Dual Comfort Mattress

All New Dual Comfort Mattress merupakan inovasi baru dari Domi yang memberikan dua tingkat keempukan sekaligus pada satu kasur. Permukaan atasnya memiliki tingkat keempukan Soft, sementara bagian bawahnya Firm. Dengan demikian, tulang belakang Anda akan mendapat sokongan yang optimal.

3. Bliss Mattress

Domi Bliss Mattress merupakan opsi kasur best-seller di Domi. Dengan teknologi Open-Cell Memory Foam dengan level keempukan Medium, Bliss Mattress dapat menyesuaikan bentuk badan demi kenyamanan maksimal. Selain itu, lapisan latex-nya juga memiliki sifat hypoallergenic yang sejuk di kulit.

4. Cloud Mattress

Sesuai namanya, kasur Cloud Mattress adalah kasur yang memberikan perasaan berbaring bagaikan di atas awan. Inovasi 5-Zones Memory Foam-nya dapat memberi tekanan yang pas pada tubuh serta menopang kesehatan tulang belakang penggunanya.

5. Mate Mattress

Untuk Anda yang selalu aktif serta ingin menikmati kasur berkualitas dengan harga ekonomis, Mate Mattress adalah pilihan tepat.

Dengan dua tingkat keempukan, yakni Firm dan Medium Firm, kasur ini dapat menopang tulang belakang dengan ideal, sehingga Anda tidak merasa pegal meski tidur menyamping dalam waktu lama sekalipun. Selain itu, penggunaan kain Melee Grey antitungau juga memberikan kesan estetik pada kamar Anda.

6. Plush Hybrid Mattress

Kasur hybrid Plush Hybrid Mattress dari Domi adalah pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin mendapatkan kenyamanan tidur yang maksimal. Apa itu kasur hybrid?

Kasur hybrid adalah kasur yang mengombinasikan lebih dari satu material untuk memberi kenyamanan maksimal. Pada Plush Hybrid Mattress terdapat kombinasi busa yang empuk dan memberi support yang nyaman pada tubuh, green tea latex yang menyejukkan, serta pocket spring yang meminimalisir bunyi dan gerakan.

Kasur ini juga memiliki level keempukan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, mulai dari medium hingga firm. Teknologi Foam Encasement-nya memberi topangan ekstra, membuat kasur ini terasa premium bagaikan kasur hotel, tentu dengan harga terjangkau.

7. Studio Mattress

Mencari kasur yang estetik namun tidak neko-neko? Studio Mattress cocok untuk Anda.

Perpaduan busa dan pocket spring yang mumpuni membuat kasur ini cocok untuk seluruh anggota keluarga. Teknologi Motion Isolation juga dapat meredam suara dan gerakan orang di sebelah Anda, sehingga Anda dapat tidur lebih lelap.

Itu dia macam-macam kasur Domi yang layak Anda bawa pulang. Dari ketujuh pilihan tersebut, kasur mana yang paling menarik perhatian Anda?

Salah satu trik terampuh untuk mengatasi stres adalah tidur yang cukup. Sayangnya, saat stres, tubuh cenderung sulit merasa rileks, sehingga Anda sulit tidur dan kerap terbangun di tengah malam. Jika Anda sedang mengalami masalah serupa, Anda bisa coba cara meningkatkan kualitas tidur ini agar stres cepat hilang.

Kenapa Stres Menyebabkan Susah Tidur?

Siapa yang tidak pernah merasa stres? Rasanya, semua orang pasti pernah mengalaminya, terlepas dari gender maupun usia.

Sebenarnya, stres merupakan perasaan yang normal terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bila kadarnya berlebihan, stres berpotensi menjadi penyebab tidur tidak berkualitas, yang bisa memicu beragam masalah kesehatan. 

Bagaimana bisa?

Saat stres, tubuh akan merilis berbagai hormon seperti kortisol dan adrenalin. Hormon-hormon tersebut bisa membuat detak jantung semakin cepat serta meningkatkan tekanan darah. Imbasnya, tubuh Anda seolah-olah sedang berada di mode ‘waspada’ dan sulit rileks, sehingga Anda sulit tidur.

Jika kualitas tidur terus-menerus memburuk, potensi keluhan fisik seperti lemas, hipertensi, hingga penyakit kardiovaskular lebih rentan muncul. Oleh karena itu, jika Anda merasa kualitas tidur Anda mulai memburuk, segeralah ambil tindakan untuk mengatasinya.

Cara Mendapat Kualitas Tidur yang Baik untuk Atasi Stres

Dari penjelasan sebelumnya, Anda tahu bahwa stres dan penurunan kualitas tidur sudah seperti lingkaran setan. Anda ingin menghilangkan stres dengan tidur, namun bagaimana stres bisa hilang jika Anda sendiri tak bisa tidur? 

Oleh karena itu, Anda bisa memodifikasi gaya hidup dengan mengaplikasikan tips berikut:

1. Konsisten Berolahraga

Kualitas tidur dan olahraga memiliki hubungan yang erat, terutama jika Anda lakukan secara konsisten. Saat berolahraga, tubuh akan merilis hormon endorfin yang dapat memberi rasa bahagia dan mengurangi tingkat stres.

Selain itu, endorfin juga berfungsi meregulasi circadian rhythm atau “jam badan” Anda, sehingga Anda akan lebih energik di siang hari, dan cepat mengantuk di malam hari.

2. Makan Makanan Bergizi Seimbang

Makanan bergizi seimbang tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi stres. Beberapa jenis makanan yang dapat membantu tidur lebih lelap adalah:

  • Sayur-sayuran dan buah-buahan: Sayur-sayuran dan buah-buahan mengandung melatonin, yaitu hormon yang membantu mengatur pola tidur.
  • Teh dengan kandungan kafein rendah: Beberapa jenis teh seperti teh hijau matcha dan teh hijau sencha memiliki kandungan L-theanine yang dapat menenangkan pikiran dan otot.[1] Selain itu, ada juga teh chamomile yang tidak mengandung kafein sama sekali.
  • Kacang-kacangan: Kacang-kacangan seperti walnut, almond, dan kacang mete mengandung melatonin dan tryptophan, yakni zat yang dapat membantu meningkatkan produksi serotonin.[2]
  • Makanan tinggi vitamin B: Vitamin B, seperti vitamin B6, vitamin B12, dan folat, berperan penting dalam produksi serotonin dan melatonin.

3. Kurangi Penggunaan Ponsel

Di era teknologi seperti sekarang, rasanya sulit sekali hidup tanpa ponsel. Sayangnya, salah satu cara memperbaiki jam tidur adalah dengan menyingkirkan gadget canggih tersebut, setidaknya satu jam menjelang tidur.

Pasalnya, cahaya terang yang keluar dari layar ponsel dapat membuat tubuh berpikir bahwa saat itu masih siang hari. Akibatnya, otak akan terus aktif dan menghalangi niat Anda untuk beristirahat.

4. ‘Kelabui’ Tubuh agar Lebih Santai

Apa yang harus Anda lakukan menjelang tidur jika Anda tak bisa bermain ponsel? Ternyata, ada banyak kegiatan menarik lain yang bisa Anda lakukan.

Misalnya saja, Anda bisa membaca buku, mengisi jurnal, atau melakukan meditasi agar tubuh lebih rileks. Lalu, Anda juga bisa mandi menggunakan air hangat ditemani alunan lagu yang lembut.

Terkadang, ada juga orang yang minum alkohol sebelum tidur agar tubuh lebih rileks. Namun, ketahuilah bahwa hal ini bisa berimbas sebaliknya. Pasalnya, alkohol justru mengurangi produksi hormon melatonin yang berguna untuk meningkatkan kualitas tidur. Jadi, minum alkohol menjelang tidur perlu Anda hindari.

5. Buat Lingkungan yang Mendukung Tidur Lelap

Cara tidur nyenyak yang terakhir adalah menciptakan suasana yang nyaman di kamar. Beberapa caranya adalah mengatur AC di suhu yang sejuk, tidak terlalu panas ataupun terlalu dingin. Selain itu, Anda juga bisa meredupkan atau menggelapkan lampu.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kasur dengan tingkat kenyamanan maksimal, seperti kasur Plush Hybrid Mattress dari Domi.

Kasur Plush Hybrid Mattress menggunakan bahan Korean microfiber premium yang sangat lembut, membuat Anda serasa tidur di atas tumpukan kapas.

Selain itu, material Green Tea Latex Synthetic pada Plush Hybrid Mattress memberikan rasa sejuk bagi tubuh. Adanya teknologi Pocket Spring Motion Isolation dan Foam Encasement juga membuat kasur tak berisik atau bergoyang jika ada pergerakan, sehingga tidur Anda tak terdistraksi.

Dengan tiga tingkat ketebalan, yakni Medium hingga Firm (Level 5-7), Anda bisa menentukan sendiri kasur yang memiliki topangan terbaik bagi tubuh. Apalagi, Domi juga menyediakan layanan custom ukuran kasur serta garansi hingga 10 tahun, sehingga kasur Plush Hybrid Mattress Anda ideal untuk pemakaian jangka panjang.

Pemilihan kasur berkualitas kerap dikesampingkan. Padahal, pengaruh kasur dalam kehidupan sehari-hari sangat besar, terutama dalam hal regulasi stres. Oleh karena itu, Anda bisa mengandalkan Domi Plush Hybrid Mattress untuk mencegah datangnya rasa stres berlebihan.

Nah, itu dia cara meningkatkan kualitas tidur untuk mengatasi stres. Ayo, mulai dari yang paling mudah dulu, yakni mengganti kasur Anda. Hubungi tim Domi dan dapatkan kasur berkualitas saat ini juga!

“Tidur pakai headset bisa menimbulkan bahaya serius pada kesehatan pendengaran. Iritasi dan penurunan pendengaran menjadi salah satu akibat terlalu lama memakai headset saat tidur.”

Terbiasa tidur pakai headset untuk mendengarkan musik? Waspada karena ada bahaya yang mengintai kesehatan pendengaran Anda.

Mendengarkan musik sebelum tidur memang bagus untuk membantu relaksasi dan membuat tidur lebih nyaman.[1] Namun, jika Anda mendengarkannya melalui headset bisa menimbulkan berbagai resiko kesehatan, terutama kesehatan pendengaran.

Apa saja resiko kesehatan akibat tidur menggunakan headset? Apakah ada cara aman menggunakan headset ketika tidur? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Resiko Kesehatan Akibat Tidur Pakai Headset

Ada beberapa bahaya pakai headset saat tidur yang sangat jarang disadari, berikut ini adalah resiko kesehatan akibat sering tidur menggunakan headset.

1. Kotoran Telinga Tertimbun Terlalu Dalam

Bahaya yang pertama adalah kotoran telinga menjadi tertimbun terlalu dalam. Ketika Anda menggunakan headset sambil tidur dan dalam jangka waktu yang lama maka kotoran akan terdorong ke dalam. Apalagi sirkulasi udara dalam telinga juga terhambat, sehingga membuat kotoran semakin masuk ke dalam.

Kotoran telinga yang terlalu masuk ke dalam bisa membuat penurunan gangguan pendengaran. Selain itu, kotoran juga akan lebih sulit dibersihkan.

2. Otitis Eksterna

Gangguan kesehatan telinga karena headset salah satunya adalah otitis eksterna. Otitis eksterna adalah iritasi saluran telinga yang menghubungkan telinga luar dan telinga tengah atau gendang telinga.[2]

Infeksi ini sering terjadi pada atlet renang, namun Anda yang sering menggunakan headset juga beresiko mengalaminya. Pasalnya headset akan menekan telinga, tekanan yang terlalu lama bisa menyebabkan infeksi.

3. Telinga Mengalami Cedera Serius

Menggunakan headset saat tidur juga bisa menyebabkan cedera serius pada telinga. Ketika Anda tidur secara tidak sadar Anda akan melakukan gerakan yang bisa membuat posisi headset tertekan ke dalam. Tekanan ini akan menimbulkan iritasi dan rasa nyeri sehingga membuat telinga menjadi cedera.

Apalagi jika volume yang Anda gunakan terlalu keras, ini bisa merusak gendang telinga. Anda bisa mengalami tuli atau penurunan pendengaran.

4. Leher Tercekik Kabel Headset

Akibat pakai headset saat tidur yang mungkin tidak disadari adalah leher bisa tercekik kabel headset. Ketika tidur Anda pasti akan melakukan banyak gerakan tidak sadar.

Gerakan-gerakan inilah yang bisa membuat Anda tercekik kabel headset. Walaupun kabel headset tidak besar tapi jika tercekik terlalu lama juga bisa mengganggu pernapasan Anda.

5. Nekrosis

Nekrosis adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kematian jaringan.[3] Kematian jaringan bisa terjadi di mana saja termasuk di telinga. Jika hal ini terjadi di telinga maka jaringan yang ada di sekitarnya pun akan rusak.

Karena jaringannya rusak, Anda pun akan mengalami kehilangan pendengaran. Nekrosis bisa terjadi di telinga karena pemakaian headset yang tidak pas dan terlalu lama. Karena hal ini jaringan di lubang telinga bisa rusak dan menimbulkan nekrosis.

6. Resiko Stres Meningkat

Salah satu tujuan utama Anda mendengarkan musik dengan headset saat tidur adalah agar mengurangi stres, bukan? Justru menggunakan headset terlalu lama sambil mendengarkan musik bisa meningkatkan resiko stres.

Pasalnya sel otak yang harusnya beristirahat akan terus dipaksa bekerja mendengarkan musik. Walaupun Anda tertidur musik yang terus beralun membuat sel otak terus terjaga. Akibatnya secara tidak langsung Anda membuat otak tidak rileks dan akibatnya stres bisa meningkat.

Hal ini juga bisa membuat kualitas tidur Anda terganggu. Anda menjadi kurang nyenyak tidurnya.

Tips Aman Memakai Headset saat Tidur

Anda yang belum bisa lepas headset ketika tidur harus lebih berhati-hati agar terhindar dari bahaya menggunakan headset. Ada beberapa cara aman pakai headset saat tidur yang bisa Anda praktekkan, yaitu:

1. Pastikan Posisi Headset Nyaman

Agar tetap aman, sebaiknya pakailah headset dengan bantalan yang empuk. Pastikan jika posisi headset sudah nyaman ketika Anda tiduran. Anda juga bisa pilih headset bluetooth atau tanpa kabel untuk mengurangi resiko tercekik kabel headset.

2. Atur Volume agar Tidak Terlalu Keras

Memakai headset terlalu lama apalagi dengan volume kencang bisa membuat telinga menjadi nyeri. Agar tetap aman, Anda bisa atur volume-nya. Rekomendasi volume headset terbaika dalah 60% volume.

Volume ini setara dengan 60-70 dBA, ini merupakan tingkat kebisingan yang wajar untuk di dengar telinga.[4] Untuk menjaga kesehatan pendengaran, Anda bisa membatasi penggunaan headset dengan rumus 60-60, yaitu 60% volume dan 60 menit per hari.

3. Rutin Bersihkan Headset

Headset yang kotor juga bisa menyebabkan iritasi telinga. Oleh karenanya, pastikan Anda membersihkan headset secara rutin agar tetap bersih dan nyaman digunakan.

4. Atur Posisi Kepala dan Gunakan Bantal yang Nyaman

Yang terpenting, Anda harus mengatur posisi kepala dengan tepat saat mengenakan headset. Hindari tidur miring terlalu lama agar headset tidak terlalu masuk ke dalam.

Selain itu, gunakanlah bantal yang nyaman agar kepala tetap tertopang dengan baik. Rekomendasi bantal terbaik dan ternyaman adalah cloud pillow.

Bantal dari Domibed ini mempunyai tingkat keempukan yang adjustable, bisa soft, medium, dan firm. Selain itu, bantal ini juga menggunakan kain cover bamboo yang halus dan empuk.

Tidur pakai headset memang tidak disarankan. Sebaiknya Anda menggunakan speaker untuk menyetel musik sebelum tidur. Namun, jika memang masih belum bisa lepas headset sebaiknya itu cara aman yang sudah diberikan di sini.

Bagaimana posisi tidur setelah melahirkan normal dengan jahitan? Apa ada posisi khusus yang bisa membantu mempercepat penyembuhan dan meredakan nyeri?

Tahukah Anda, 70% wanita melahirkan normal akan mengalami luka robekan atau perineal trauma sehingga membutuhkan jahitan.[1] Jahitan pasca melahirkan ini menimbulkan nyeri, bahkan salah posisi saja bisa membuat Anda merasakan kesakitan.

Untuk menghindari timbulnya rasa nyeri ini, salah satu caranya adalah dengan mengambil posisi tidur yang nyaman. Tidak hanya nyaman saja, tapi posisi tidur pasca melahirkan normal dengan jahitan harus memudahkan Anda ketika akan bangun untuk berdiri atau duduk.

Oleh karenanya, di sini akan dibahas tentang posisi tidur yang nyaman setelah melahirkan normal dengan jahitan. Tidak hanya itu, ada juga beberapa tips agar ibu yang baru melahirkan tetap bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Yuk simak ulasannya berikut ini.

Rekomendasi Posisi Tidur Setelah Melahirkan Normal dengan Jahitan

Ada 4 rekomendasi posisi tidur ternyaman pascamelahirkan normal, yaitu:

1. Tidur dengan Posisi Terlentang

Posisi tidur paling nyaman setelah melahirkan normal dengan jahitan adalah telentang. Tidur telentang membuat posisi perut, vagina, dan luka bekas jahitan berada dalam posisi lurus. Posisi ini membuat luka tidak mengalami tekanan, sehingga Anda bisa merasa lebih nyaman.

Anda juga bisa menambahkan bantal di bawah lutut untuk menambah rasa nyaman. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bantal pada punggung agar mudah ketika bangun.

2. Tidur dengan Posisi Setengah Duduk

Rekomendasi posisi tidur setelah melahirkan dengan jahitan adalah posisi setengah duduk. Posisi ini akan mengurangi tekanan pada perut dan tekanan pada vagina. Anda bisa tidur setengah duduk di sofa ataupun di kasur.

Jika Anda memilih tidur di kasur, tempatkan bantal dari punggung sampai kepala. Anda yang tidur di sofa bisa memilih bersandar di sandaran sofa yang nyaman dan luruskan kaki.

Posisi tidur ini selain nyaman, juga sangat memudahkan ibu pasca melahirkan untuk bangun.

3. Tidur Menyamping

Bolehkah tidur miring setelah melahirkan normal? Tentu saja boleh. Tidur menyamping menjadi salah satu posisi tidur ternyaman pascamelahirkan.

Tidur menyamping bisa membantu Anda untuk menyelaraskan tulang belakang agar lebih nyaman. Selain itu, posisi tidur ini juga bisa mencegah heartburn pascamelahirkan.

Pastikan jika Anda tidur menyamping setelah melahirkan, posisi tulang belakang, panggul dan kaki harus lurus atau sejajar. Hal ini perlu Anda lakukan agar tidak merasakan nyeri pada bekas luka jahitannya.

Anda juga bisa menambahkan tidur di kaki bawah untuk menjaga keseimbangan panggul.

4. Tidur dengan Posisi Bantal yang Tinggi di Bagian Kepala

Posisi tidur ternyaman setelah melahirkan dengan jahitan yang terakhir adalah tidur dengan bantal tinggi di kepala. Bantal yang tinggi bisa membantu memberikan kenyamanan pada saat tidur. Selain itu, posisi ini juga memudahkan Anda ketika akan bangun.

Tips Tidur Nyenyak Setelah Melahirkan Normal dengan Jahitan

Setelah melahirkan, seorang ibu membutuhkan istirahat yang cukup karena baru saja mengeluarkan banyak energi. Apalagi jika melahirkannya normal dengan jahitan, maka ibu harus istirahat lebih lama untuk pemulihan tubuhnya.

Namun, sayangnya banyak ibu pascamelahirkan justru mengalami sulit tidur. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal termasuk stres.[2] Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, ada beberapa tips yang bisa diterapkan. Berikut ini adalah tips tidur nyenyak setelah melahirkan yang bisa Anda praktekkan.

1. Buat Suasana Kamar Tidur Senyaman Mungkin

Agar nyaman ketika tidur pascamelahirkan, pastikan suasana kamar tidur nyaman. Anda bisa meredupkan cahaya dan menyalakan humidifier untuk menambah kenyamanan. Selain itu, pastikan juga udara kamar tetap lembab dan dingin agar istirahat semakin nyaman.

2. Kerjasama dengan Pasangan atau Saudara untuk Bergantian Jaga Bayi

Setelah melahirkan, tugas ibu tidak selesai begitu saja, dia masih harus merawat bayinya. Sebaiknya setelah melahirkan biarkan ibu untuk beristirahat sejenak apalagi jika melahirkannya normal dengan jahitan.

Ibu bisa bekerja sama dengan pasangan atau saudara untuk bergantian menjaga bayi. Kerjasama ini juga merupakan salah satu bentuk parenting agar anak mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Selain itu, ibu juga bisa istirahat dengan tenang sampai kondisinya pulih kembali.

3. Gunakan Kasur yang Berkualitas Bagus

Agar tidur semakin nyaman dan nyenyak pastikan Anda menggunakan kasur yang berkualitas bagus. Rekomendasi kasur terbaik untuk istirahat ibu pascamelahirkan normal dengan jahitan adalah bliss mattress dari Domibed. 

Kasur dari Domibed ini sangat recommended untuk ibu pascamelahirkan karena:

  • Menggunakan open cell memory foam yang bisa menyesuaikan bentuk tubuh.
  • Sudah menggunakan teknologi high density quantum base foam yang bisa menopang badan dengan sempurna, dan
  • Terbuat dari bahan hypoallergenic natural latex yang lebih responsive pada tekanan dan sudah anti panas.

Ibu setelah melahirkan memang harus istirahat total untuk memulihkan kembali tenaganya. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, pastikan posisi tidur setelah melahirkan normal dengan jahitan nyaman. Hindari banyak gerak terlebih dahulu agar jahitan bisa cepat kering dan ibu bisa beraktivitas untuk merawat bayinya.

×