Kamar tidur anak tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk tidur. Jika Anda rancang dan desain dengan baik, kamar tidur juga bisa meningkatkan daya imajinasi, kreatifitas, serta sikap disiplin pada anak.

Bagaimana cara menghias kamar tidur anak? Artikel ini menyediakan berbagai inspirasi desain kamar tidur untuk anak yang bisa Anda tiru.

7 Ide Dekorasi Kamar Tidur untuk Anak-anak

Salah satu cara awal untuk memaksimalkan potensi anak adalah dengan memberi yang terbaik bagi anak. Soal desain kamar tidur, Anda bisa contek dari inspirasi berikut;

1. Buat Dekorasi Unik dengan Mural di Satu Sisi Dinding

Bagaimana cara agar kamar anak bisa tampil beda dari kamar lainnya? Selain menambahkan dekorasi unik, Anda juga bisa mengajak anak untuk membuat mural bersama. Jangan tanggung-tanggung, Anda bisa gunakan seluruh bagian salah satu sisi dinding sebagai ‘kanvas’-nya.

Anda bisa membuat mural yang sesuai dengan tema ruangan anak Anda. Selain itu, Anda juga bisa mengajak anak untuk memilih warna bersama untuk menciptakan memori istimewa.

2. Manfaatkan Ruang dengan Custom Tempat Tidur

Hanya memiliki ruang terbatas untuk menjadi kamar tidur anak? Anda bisa membuat desain kamar anak tingkat. Cara ini efektif untuk memaksimalkan setiap suduh ruangan, sehingga kamar tetap lapang dan fungsional tanpa meminggirkan aspek estetika.

Anda bisa mulai dengan memesan dipan custom dua tingkat, dimana bagian atasnya merupakan alas tempat tidur, dan bagian bawahnya adalah meja belajar. Untuk menghubungkan kedua area ini, Anda bisa buat laci yang berguna untuk menyimpan barang-barang anak.

3. Bermain Gradasi Warna Favorit Anak

Tren minimalis sudah booming sejak beberapa tahun kebelakang. Meski begitu, popularitas desain satu ini tidak kunjung surut. Tidak heran, tren minimalis memang cocok untuk segala usia, jadi cocok sekali menjadi desain kamar anak yang terus bertumbuh.

Tertarik membuat kamar tidur anak minimalis? Bukan berarti harus minim dekorasi, loh. Anda bisa tetap berkreasi dengan warna favorit anak, namun pilihlah perlengkapan yang memiliki gradasi warna berbeda. Agar tidak terkesan terlalu ‘ramai’, sandingkan dengan perlengkapan berwarna netral.

4. Warna Earth Tone yang Homey untuk Anak Remaja

Saat beranjak remaja, kebanyakan anak cenderung tidak menyukai dekorasi kamar yang berlebihan. Apalagi jika anak sibuk dengan kegiatan di luar rumah, tentunya anak lebih membutuhkan tempat istirahat yang nyaman, tenang, serta fungsional.

Oleh karena itu, Anda bisa memilih model yang lebih simple sebagai desain kamar anak remaja. Gunakan warna-warna yang menenangkan mata dan homey, seperti perpaduan hijau, coklat, dan putih. Untuk pernak-perniknya, Anda bisa tambahkan mural sederhana serta perabotan yang fungsional.

5. Perpaduan Pink dan Abu-abu, Feminin dan Kalem

Bicara soal desain kamar anak perempuan, warna dan dekorasi yang terbayang pasti tidak jauh dari pink. Tapi, biasanya warna tersebut dipadukan dengan warna pastel lainnya, misalnya ungu atau kuning pastel.  Ingin coba tampil beda? Anda bisa ajak anak untuk memadukan pink dengan abu-abu.

Perpaduan warna tersebut tetap membuat kamar terkesan feminin dan semarak, namun tetap kalem dan sejuk dipandang mata. Jika mau, Anda juga bisa menambahkan warna perlengkapan berwarna kontras, misalnya hijau tua untuk menjadi fokus dari ruangan.

6. Mural di Langit-langit, Buat Anak Betah di Rumah

Untuk desain kamar anak cowok, warna yang cukup populer adalah warna biru. Jika ingin menekankan kesan minimalis, terang, dan hangat, Anda bisa menambahkan perabotan berwarna netral seperti putih atau coklat. Agar lebih homey, Anda bisa menggunakan pelapis lantai dengan guratan kayu.

Agar kamar semakin menarik, Anda bisa tambahkan mural kesukaan anak di langit-langit. Selain itu, menambahkan aksesoris glow in the dark juga bisa menjadi sentuhan akhir yang manis.

7. Buat Kasur Tingkat Menjadi Elemen Dekoratif

Membuat desain kamar untuk anak 2 orang bisa jadi hal yang susah susah gampang. Pasalnya, Anda perlu memastikan ruangan tetap indah, tidak terkesan penuh, namun tetap menjamin privasi kedua anak Anda. Di kala seperti itu, penggunaan kasur tingkat kerap menjadi solusi.

Agar tidak terkesan berlebihan, Anda bisa membuat kasur tingkat custom yang berdesain cantik, sehingga bisa menjadi unsur dekorasi. Untuk menghemat tempat, Anda juga bisa membuat pijakan tangga sebagai laci dan sisi dalam kasur sebagai ambalan tempat asesoris anak.

Siapkan Kasur Terbaik Demi Tingkatkan Kualitas Tidur Anak

Salah satu hal yang kerap menjadi keluhan para orang tua adalah sulitnya mengajak anak untuk tidur. Bahkan, tidak sedikit anak-anak yang menolak untuk tidur. Penyebabnya pun bermacam-macam, misalnya rasa takut tidur sendirian, munculnya mimpi buruk, hingga mengompol.

Oleh sebab itu, anak-anak berpotensi memiliki kualitas tidur yang buruk. Jadi, adalah tugas orangtua untuk memastikan anak tetap nyaman saat tidur. Salah satunya adalah dengan menggunakan Studio Mattress dari Domi.

Studio Mattress terbuat dari material yang berkualitas. High Density Quantum Base Foam berfungsi untuk menopang punggung anak dengan baik sehingga meminimalisir rasa pegal saat bangun. Selain itu, Pocket Spring Motion Isolation pun mampu mengurangi guncangan, sehingga anak tidak mudah terbangun.

Tak hanya itu, material anti-tungau pada Studio Mattress mampu menghindarkan anak dari gigitan kutu kasur yang mengganggu. Karena bahannya empuk, resiko iritasi akibat gesekan kasur pun bisa terhindarkan. Bersama Domi, kamar tidur anak yang sudah estetik pun jadi semakin nyaman untuk ditempati.

Hampir sepertiga waktu setiap harinya kita habiskan untuk tidur. Namun, tidak banyak yang tahu tentang penemu kasur serta sejarah perkembangannya hingga  memiliki bentuk seperti yang kita ketahui saat ini.

Siapa sangka, cikal bakal kasur sudah ada sejak puluhan juta tahun lalu. Sejak saat itu, bentuk dan material penyusun kasur pun mengalami banyak perubahan. Bagaimana ‘perjalanan’ benda satu ini? Ini detailnya.

Cikal Bakal Kasur; Dari Zaman Prasejarah hingga Sekarang

Untuk memahami bagaimana kasur tercipta, tentu kita harus memulainya dengan pemahaman tentang bagaimana manusia tidur. Mari telusuri dari awal;

Kasur di Era Sebelum Prasejarah dan Penemuan Kasur Pertama

Kapan kasur ditemukan? Untuk menjawabnya, mari tarik imajinasi hingga ke masa puluhan juta tahun lalu. Siapa sangka, cikal bakal manusia sudah mengenal kasur di jaman tersebut. Namun, tentu saja bukan dalam bentuk yang umum saat ini.

Kecenderungan manusia untuk tidur dengan nyaman sudah muncul bahkan sejak masa sebelum prasejarah, tepatnya di zaman miosen. Di masa itu, nenek moyang manusia menggunakan ranting atau dedaunan sebagai alas tidur.

Meski begitu, penemuan alas yang dipercaya merupakan ide awal dari kasur baru ditemukan 77 ribu tahun yang lalu di Afrika. Alas tidur tersebut terbuat dari rerumputan dan dedaunan, memiliki tinggi sekitar 30 cm, dan lebar sekitar 150 cm.

Inovasi Alas Tidur di Era Sebelum Masehi

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi seiring waktu tentu membuat bentuk kasur pun mengalami perubahan.

Misalnya saja, di era 3000-1000 SM, bangsa Mesir kuno sudah menggunakan dipan kayu yang berlapis perhiasan dan emas. Di masa tersebut, kasur menjadi simbol status sosial kalangan berada.

Bangsa Persia juga menunjukkan kemajuan yang sama pada bangsa Persia dan Romawi Kuno yang sudah menggunakan kasur yang terbuat dari kulit binatang. Kasur tersebut diisi dengan berbagai material, misalnya rumput, wol, atau air. Tak hanya itu, dipannya pun berhiaskan perunggu, perak, bahkan emas.

Kasur Sebagai Status Sosial dan Kemunculan Headboard

Memasuki era masehi, tepatnya di abad 5-14, fungsi kasur sebagai status sosial masih bertahan. Hal tersebut juga terlihat pada penggunaan headboard yang mulai populer. Di zaman tersebut, headboard kasur memiliki ukiran yang artistik dan cermat.

Selanjutnya, kemakmuran serta kemajuan iptek di masa Renaissance pun memberikan pengaruh signifikan terhadap bentuk kasur. Di masa tersebut, bentuk kasur sudah mirip dengan kasur masa kini. Selain itu, orang-orang di zaman ini juga sudah mengenal konsep kamar dengan menyediakan ruangan khusus untuk kasur.

Kemunculan Spring Bed

Salah satu bentuk kasur yang masih populer hingga saat ini adalah kasur inner spring, alias spring bed. Siapa penemu kasur ini?

Sesuai namanya, kasur spring bed terbuat dari susunan pegas / per yang ditutupi oleh wol atau bahkan rambut kuda. Inovasi ini pertama kali muncul pada tahun 1871 oleh Heinrich Westphal, pemuda berkebangsaan Jerman. Sayangnya, penemuannya ini tidak langsung populer, melainkan baru merebak di pertengahan abad 19.

Kasur Latex, Foam, dan Kasur Hybrid

Inovasi kasur di abad 19 tidak hanya berhenti di spring bed saja, namun juga dilengkapi dengan kemunculan kompetitornya, yakni latex dan busa, alias foam.

Kemunculan latex diprakarsai oleh John Boyd Dunlop pada tahun 1926. Inovasi ini sempat merajai pasaran lantaran kasur latex merupakan kasur yang bagus dan awet. Meski begitu, kejayaan tersebut mulai menurun berkat kemunculan polyurethane foam di tahun 1937.

Selain itu, kemunculan memory foam 4 dekade kemudian membuat opsi material kasur semakin beragam. Bahkan, saat ini juga sudah ada kasur hybrid yang mengombinasikan berbagai material pembuat kasur. Misalnya saja, kasur latex dan memory foam atau kasur busa dengan spring bed.

Munculnya Inovasi Praktis; Bed-In-A-Box

Jika dulu konsumen harus menggotong kasur yang besar dan berat saat membeli kasur, maka sekarang ada inovasi baru bernama bed-in-a-box.

Sesuai namanya, inovasi ini memungkinkan konsumen membeli kasur yang sudah terbungkus rapi di dalam kotak yang berukuran lebih kecil daripada kasur aslinya. Saat keluar dari kotak, kasur akan mengembang sendiri hingga mencapai bentuk aslinya.

Meski kotaknya berukuran kecil, manfaat dari kasur in-a-box tidaklah main-main. Bahkan, beberapa tipe bed-in-a-box menggunakan material berkualitas, salah satunya adalah Bliss Mattress Domi.

Bliss Mattress dari Domi merupakan kasur in-a-box yang terbuat dari material berkualitas. Misalnya saja penggunaan Open-Cell Memory Foam serta High Density Quantum Base Foam yang kokoh serta mampu menopang dan mengikuti lekuk tubuh dengan baik guna meminimalisir rasa pegal.

Selain itu, penggunaan Pocket Spring membuat Bliss Mattress tidak mudah terguncang sehingga tidur Anda tak mudah terganggu akibat goyangan. Dikombinasikan dengan Natural Latex dan Bamboo Fabric, kasur ini juga bersifat hypoallergenic serta terasa lembut dan sejuk di kulit.

Memang, sejauh ini belum diketahui siapa penemu kasur sesungguhnya. Meski begitu, inovasi terkait kasur pasti akan terus muncul. Nah, jika sekarang Anda membutuhkan kasur inovatif berkualitas tinggi, Domi solusinya.

Tahukah Anda, pemilihan bahan sprei yang tepat juga bisa membantu Anda mencapai kualitas tidur maksimal?

Akan tetapi, ada banyak kain sprei di pasaran yang memiliki nama mirip. Bahkan, rentang harganya pun bervariasi.

Lantas, bahan kain sprei ada apa saja? Selain itu, apa keunggulan masing-masing bahan? Temukan jawabannya di artikel ini.

7 Pilihan Kain Sprei yang Bermutu

Pada dasarnya, terdapat berbagai macam bahan kain sprei yang ada di pasaran, baik yang lokal maupun yang impor. Berikut tujuh diantaranya;

1. Katun Jepang

Jepang memang terkenal dengan produk-produk berkualitas tinggi. Begitu pula dengan kain katunnya, yang kerap menjadi bahan pembuat sprei.

Sprei bahan katun Jepang memiliki karakter yang lembut serta sejuk. Berbahan utama kapas alami, sprei ini juga bisa menyerap keringat dengan baik. Meski bobotnya agak berat, kain ini bersifat hypoallergenic, alias tidak mudah menimbulkan reaksi alergi.

2. Tencel

Jika Anda berpikir ‘Tencel’ adalah jenis kain, maka Anda keliru. Tencel merupakan merk dagang atas kain Lyocell, yang merupakan modifikasi dari bahan rayon. Bahan ini merupakan salah satu bahan sprei yang paling adem.

Tencel terbuat dari bahan organik, sehingga aman bagi pemilik kulit sensitif. Harga Tencel memang terbilang tinggi jika disandingkan dengan kain lainnya. Namun, itu sepadan dengan kualitasnya yang tidak hanya sejuk, namun juga sangat lembut. 

3. Katun Panca

Katun panca alias katun beverly adalah material kain yang terbuat dari ¾ katun dan ¼ polyester. Komposisi katun pada kain ini memang tidak sebanyak katun Jepang maupun Tencel, namun kualitasnya tetap terjaga.

Dengan komposisi demikian, harga sprei dengan katun panca terbilang cukup kompetitif. Untungnya, sprei dengan bahan ini tetap bisa memberikan kesejukan dan kelembutan yang baik.

4. Sutra

Di ‘dunia’ kain, sutra merupakan salah satu opsi kain yang ‘wah’. Kain satu ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan licin. Bila dijadikan sprei, kain ini umumnya dicampur dengan katun, sehingga kain ini menjadi kokoh dan tidak mudah rusak.

Karena tampilannya yang glossy, sprei sutra memberikan kesan mewah.. Selain itu, bahan sutra juga digadang-gadang baik untuk kecantikan, lantaran tidak menimbulkan gesekan kulit serta memungkinkan kulit untuk menyerap skincare dengan baik.

5. Katun Korea

Katun Korea juga memiliki sebutan sprei katun CVC. Kain ini didominasi oleh katun dengan komposisi 70%, kemudian sisanya rayon atau viscose.

Harga sprei katun korea tergolong relatif terjangkau. Maka dari itu, banyak yang menyenangi bahan sprei satu ini. Selain itu, sprei ini juga cukup lembut serta tidak mudah berantakan. Untuk Anda yang sibuk dan tak memiliki banyak waktu merapikan kasur, sprei ini bisa jadi pilihan.

6. Katun Dobi

Lagi mencari sprei yang mirip dengan sprei hotel bintang 5? Anda bisa pilih sprei berbahan kain katun dobi. Kain ini mempunyai tekstur yang cukup kesat, namun tetap nyaman di kulit, sejuk, serta hypoallergenic.

Pada umumnya, sprei katun dobi memiliki komposisi 100% katun. Yang membedakan dengan kain 100% katun lainnya adalah proses penenunannya yang memberi ciri khas tersendiri. Maka dari itu, tak heran jika sprei ini mampu memberikan kesan premium.

7. Microtex

Jika Anda belum menemukan sprei katun, bahan sprei microtex bisa menjadi opsi selanjutnya. Kain satu ini merupakan hasil pengembangan bahan microfiber yang terkenal akan kelembutannya.

Meski terbuat dari microfiber, kain microtex tidaklah memiliki serat atau bulu-bulu yang umumnya ada pada kain microfiber. Meski begitu, kain ini tetap memiliki keunggulan microfiber yang kokoh serta tidak mudah kusut.

Kenyamanan Esktra dengan Pemilihan Kasur yang Tepat

Ibarat satu paket, sprei yang nyaman perlu dilengkapi dengan kasur yang berkualitas. Tujuannya, tentu saja, agar kesehatan dan kualitas tidur Anda lebih terjaga.

Faktanya, sudah banyak studi yang menunjukkan pentingnya memilih kasur dengan seksama. Tidak hanya membuat Anda tidur lelap, kasur yang benar juga memiliki manfaat yang baik bagi tulang belakang dan kulit.

Salah satu pilihan yang tepat untuk teman saat tidur adalah Cloud Mattress. Adanya 5 Zones Memory Foam dan High Density Quantum Base Foam membuat kasur ini mampu mengikuti dan menopang lekuk tubuh secara alami, namun juga kokoh. Hal ini dapat meminimalisir timbulnya pegal pada leher, pinggang, hingga kaki.

Selain itu, adanya Foam Encasement dan Pocket Spring Motion Isolation  juga bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak dan tak mudah terganggu karena pergerakan orang di sebelah Anda. Lapisan Green Tea Latex dan Kain Bamboo juga memberikan sensasi sejuk, lembut, serta bersifat hypoallergenic.Jadi, demi mendapatkan tidur yang ekstra nyaman, yang penting bukan hanya bahan sprei saja, namun juga kualitas kasurnya. Dengan memilih kasur Cloud Mattress, tidur serasa di awan bukan hanya angan-angan.

Terkadang, hasrat untuk tidur sore sangat sulit untuk dibendung, apalagi jika Anda memang sedang kurang tidur. Meski begitu, tidur di sore hari bisa menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan, mulai dari yang ringan hingga potensi penyakit kronis.

Apa saja masalah kesehatan yang bisa timbul akibat tidur di sore hari? Terus baca artikel ini dan temukan jawabannya.

Tidur Sore Menurut Kesehatan; Apakah Bahaya?

Pada dasarnya, tidur merupakan salah satu cara untuk menunjang kesehatan. Kurang tidur dapat menimbulkan berbagai penyakit jangka pendek maupun jangka panjang. Misalnya saja merasa lemas di siang hari, mood yang tidak baik, hingga timbulnya resiko depresi dan tekanan darah tinggi.

Akan tetapi, jika dilakukan di waktu dan dengan cara yang tidak tepat, misalnya tidur sore, tidur malah berpotensi menjadi bumerang. Salah satu dampak utama tidur sore adalah mengganggu ritme sirkadian, alias jam tubuh Anda. Hal inilah yang menjadi akar munculnya berbagai keluhan fisik setelah tidur sore.

Meski begitu, hingga saat ini, belum ada studi yang benar-benar memastikan tidur sore baik atau tidak. Yang terpenting adalah memastikan Anda punya waktu tidur yang cukup, yakni 7 jam sehari. Namun, perlu diingat bahwa perubahan ritme sirkadian dalam jangka panjang bukanlah hal yang baik bagi kesehatan.

5 Dampak Tidur Sore

Apa saja dampak yang bisa dialami jika Anda tidur sore? Ini penjelasannya;

1. Terjaga Sepanjang Malam

Tidur sore hari menyebabkan jam tidur Anda menjadi terganggu. Jadi, di saat Anda harusnya tidur, Anda malah tetap terjaga karena sorenya sempat tidur.

Jika hal ini berlanjut, bisa saja Anda menjadi kurang tidur sehingga Anda tidak merasa segar keesokan harinya. Hal ini bisa berimbas ke banyak hal, mulai dari kurang konsentrasi hingga tidak bisa bekerja dengan baik.

2. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan keluhan yang umum dialami oleh orang yang sering tidur sore. Ada banyak hal yang menyebabkan sakit kepala, misalnya saja dehidrasi atau terlalu lama tidur. Selain itu, posisi tidur yang tidak nyaman serta kebiasaan menggertakan gigi juga bisa menimbulkan keluhan serupa.

3. Mudah Lupa

Ibarat file yang disimpan di komputer, otak manusia pun bisa menyimpan memori dan informasi. Proses ini terjadi saat tidur lelap. Semakin baik kualitas tidur Anda, semakin baik dan banyak pula memori dan informasi yang bisa tersimpan.

Sayangnya, tidur di sore hari membuat kualitas tidur jadi menurun. Hal ini mengakibatkan memori dan informasi pun tidak tersimpan baik di dalam otak. Dampaknya, Anda akan mudah lupa.

4. Linglung, Lemas, dan Pusing

Anda mungkin pernah dengar bahwa tidur sore membuat pusing. Hal tersebut bukanlah terjadi tanpa alasan.

Di sore hari, kualitas oksigen cenderung lebih buruk, sangat berbeda dengan di pagi hari. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi kurang oksigen, sehingga Anda berpotensi merasakan pusing, lemas, bahkan disorientasi sehabis bangun tidur.

5. Potensi Komplikasi Kesehatan

Jika menjadi kebiasaan jangka panjang, tidur sore bisa menggiring Anda pada berbagai komplikasi kesehatan.

Berdasarkan penelitian, kualitas tidur yang buruk memiliki kaitan erat dengan meningkatnya kolesterol, serta hipertensi. Jika ditambah dengan gaya hidup yang buruk, misalnya makan sebelum tidur sore, hal ini juga berpotensi menimbulkan penyakit diabetes.

Jadi, Lebih Baik Tidur Jam Berapa?

Kapan waktu terbaik untuk tidur? Jawabannya adalah sebelum tengah malam, dan yang paling ideal adalah di jam 10 malam. Sementara itu, jam terbaik untuk tidur siang adalah di antara jam 10 pagi hingga 2 siang, dengan durasi tidak lebih dari satu jam.

Meski begitu, yang terpenting adalah memiliki jadwal tidur yang teratur setiap harinya guna menjaga ritme sirkadian Anda tetap konsisten.

Mattress Domi; Langkah Tepat untuk Tingkatkan Kualitas Tidur

Selain memperhatikan waktu tidur, banyak cara lain yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kualitas tidur. Beberapa di antaranya adalah menggunakan pengharum ruangan aromaterapi serta menggunakan kasur berkualitas.

Berdasarkan studi, pemilihan kasur yang tepat bisa mengurangi potensi  nyeri pada leher, punggung, pinggang, atau kaki akibat salah posisi tidur. Selain itu, rasa nyaman, empuk, dan sejuk yang Anda dapat dari kasur berkualitas juga bisa memberi kenyamanan ekstra dan membuat Anda tidur lebih lelap.

Bicara soal kasur berkualitas, Domi menyediakan berbagai opsi kasur yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Berkomitmen memberikan produk terbaik, Domi menyediakan kasur dalam berbagai ukuran serta tingkat keempukan. Bahkan, ada juga kasur yang memiliki dua tingkat keempukan sekaligus.

Untuk Anda yang kerap punya keluhan tulang belakang, Anda bisa pilih kasur Domi berbahan material natural latex. Pasalnya, kasur dengan material ini mampu menopang tubuh dengan baik tanpa membebani bagian tubuh yang sakit. Bahkan, tidak sedikit chiropractors yang merekomendasikan kasur berbahan natural latex.Keuntungan lain dari memilih kasur Domi adalah pengemasannya yang ringkas, harga kompetitif, serta garansi yang panjang. Jadi, meskipun tidur sore bukanlah kebiasaan yang baik, setidaknya Anda bisa berusaha meminimalisir keluhan dengan cara menggunakan kasur dari Domi, demi kualitas tidur yang maksimal.

Kualitas tidur yang baik merupakan kebutuhan setiap orang. Jika tak terpenuhi, hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, banyak orang yang mengandalkan vitamin tidur untuk menjaga kualitas tidur.

Jika Anda mengalami hal serupa, maka tidak ada salahnya mencoba mengonsumsi beberapa vitamin berikut, baik melalui suplemen atau asupan makanan. Namun, jika Anda memilih suplemen, ingatlah untuk mematuhi dosis yang tertera pada kemasan. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Vitamin Apa yang Bisa Membuat Tidur Nyenyak?

Pada dasarnya, ada banyak hal yang bisa membuat sulit tidur, mulai dari gaya hidup, kekurangan vitamin, hingga tingkat stres yang tinggi. Berikut jenis-jenis vitamin yang perlu Anda coba; 

1. Melatonin

Melatonin merupakan hormon yang berkaitan dengan ritme sirkadian atau ‘jam tubuh’ Anda, terutama saat menjelang tidur. Ini karena melatonin muncul saat kondisi sekitar Anda mulai gelap.

Dalam kadar tinggi, melatonin dapat mengirim sinyal kepada otak untuk merasa rileks sehingga Anda lebih mudah mengantuk. Karena cara kerjanya yang demikian, banyak orang menggunakan suplemen melatonin untuk tidur.

2. Vitamin D

Berdasarkan penelitian[1], vitamin D dapat mencegah berbagai gangguan tidur serta membuat durasi tidur lebih panjang. Selain itu, vitamin D juga bisa menjaga mood yang baik dan membuat tubuh Anda terasa lebih segar.

Selain mengonsumsi suplemen, vitamin D juga juga bisa Anda dapatkan dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi. Karena itu, vitamin ini cocok menjadi vitamin untuk orang yang kerja malam atau yang sering begadang hingga jarang terpapar matahari.

3. Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks merupakan rangkaian nutrisi yang terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Pada dasarnya, semua vitamin tersebut memiliki pengaruh positif untuk tubuh. Namun, vitamin B6 dan vitamin B12 memiliki kaitan erat terhadap peningkatan kualitas tidur.

Kedua vitamin tersebut memiliki peranan penting dalam pembentukan hormon yang membuat tidur lebih lelap, yakni serotonin dan melatonin. Selain itu, kedua vitamin tersebut juga berpotensi menekan stres dan depresi.

4. Magnesium

Magnesium merupakan salah satu jenis mineral yang berpotensi mengurangi berbagai gejala gangguan tidur seperti insomnia. Cara kerja magnesium adalah dengan cara membuat sistem syaraf menjadi rileks serta mengontrol kadar hormon yang membuat tidur menjadi lelap.

Dengan mengonsumsi magnesium, Anda bisa lebih cepat tidur dan tidak mudah terbangun. Jadi, jika Anda ingin suplemen agar cepat tidur, Anda bisa coba suplemen magnesium. Atau Anda juga bisa temukan mineral ini dalam kacang-kacangan atau biji-bijian.

5. Vitamin C

Tidak hanya berfungsi meningkatkan imunitas, vitamin C juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas tidur. Faktanya, kadar vitamin C yang cukup dalam tubuh berpotensi membuat Anda tidak mudah terbangun saat tidur.

Tak hanya itu, vitamin ini berfungsi mengurangi apnea, yakni gangguan pernapasan saat tidur, serta membuat Anda lebih tenang saat tertidur. Anda bisa mendapatkan vitamin C pada tomat, brokoli, hingga pepaya.

6. Gingko Biloba

Ternyata gingko biloba tidak hanya berfungsi membuat otak lebih ‘encer’. Faktanya, tanaman satu ini juga berfungsi meningkatkan kualitas tidur.

Dalam kadar yang cukup, ekstra gingko memiliki potensi untuk mengurangi rasa stres serta membuat tubuh lebih rileks. Manfaatnya, Anda jadi lebih mudah tertidur. Sayangnya, tanaman ini tidak ada di Indonesia, sehingga Anda hanya bisa mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Tingkatkan Kualitas Tidur dengan All New Dual Comfort

Tahukah Anda, pemilihan matras atau kasur juga bisa membantu Anda meningkatkan kualitas tidur?

Meski terdengar sederhana, pemilihan kasur yang tepat dapat menghindarkan Anda dari berbagai keluhan. Misalnya rasa sakit pada punggung, leher, pinggang, atau kaki. Hal ini disebabkan oleh postur tubuh yang kurang tepat saat tidur.

Oleh karena itu, penting untuk memilih kasur yang dapat menopang tubuh dengan baik. Untungnya, Anda tak perlu bingung mencari, karena Domi sudah menyediakan kasur yang pastinya nyaman, yakni All New Dual Comfort Mattress.

Kasur All New Dual Comfort dari Domi memiliki lapisan dasar polyester yang diikuti oleh tiga lapisan foam di atasnya. Komposisi ini membuat kasur Domi dapat menopang tubuh dengan sempurna.

Selain itu, Anda juga bisa memilih sendiri tingkat keempukan kasur yang Anda butuhkan. Ini karena kasur All New Dual Comfort memiliki dua tingkat kepadatan sekaligus, yakni soft dan firm yang bisa Anda sesuaikan sendiri.

Dengan adanya risleting, perawatan kasur Domi pun cukup mudah dan tidak memakan waktu. Selain itu, kasur ini juga tersedia dalam berbagai ukuran. Kalaupun Anda tidak menemukan ukuran yang sesuai, Anda hanya perlu menghubungi tim Domi untuk melakukan custom ukuran kasur.

Mengonsumsi vitamin tidur, baik dalam bentuk suplemen maupun makanan memang bisa meningkatkan kualitas tidur. Namun, hasilnya akan lebih maksimal jika Anda mengombinasikannya dengan perlengkapan tidur yang tepat. Untuk soal itu, Domi ahlinya.

Menggunakan pengharum ruangan di kamar merupakan salah satu trik untuk meningkatkan kualitas tidur. Nah, salah satu aroma pengharum ruangan yang cukup populer adalah aroma lavender. Namun, apakah hanya itu saja?

Faktanya, ada banyak aroma selain lavender yang dapat membuat tidur Anda lebih berkualitas. Cari tahu apa saja aroma tersebut, serta trik lainnya agar tidur Anda bisa lebih lelap di artikel ini.

5 Jenis Pengharum Kamar Tidur yang Populer

Sebelum mengetahui aroma yang menunjang kualitas tidur, mari bicara soal pengharum ruangan. Berapa jenis pengharum ruangan yang Anda tahu?

Ternyata, ada berbagai jenis pengharum ruangan yang beredar di pasaran. Mari kenali jenis-jenis tersebut satu persatu; 

1. Tanaman atau Bunga Hidup

Beberapa contoh tanaman yang bisa membuat kamar Anda berbau sedap adalah mint, anggrek, atau lavender. Jika Anda rawat dengan baik, tanaman tersebut bisa menjadi opsi pengharum ruangan alami yang tahan lama. Selain itu, tanaman atau bunga juga bisa menambah nilai estetika kamar tidur Anda.

2. Diffuser

Diffuser merupakan salah satu opsi pengharum kamar yang cukup populer. Cara kerja alat ini adalah mengubah essential oil menjadi uap yang mengeluarkan aroma wangi.

Ada berbagai jenis diffuser yang beredar di pasaran. Misalnya saja, diffuser elektrik, diffuser yang dibakar, hingga diffuser yang menggunakan stik. Karena bentuknya yang cantik, diffuser kerap digunakan sebagai pengharum ruangan hotel.

3. Pengharum Ruangan Gantung

Jika Anda mencari pengharum ruangan yang murah serta mudah Anda dapat, pengharum ruangan gantung bisa jadi opsi. Cara menggunakan pengharum ini pun mudah, Anda hanya perlu menggantungkannya di bawah AC ataupun kipas angin.

4. Lilin Aromaterapi

Pada dasarnya, lilin aromaterapi tidak berbeda dengan lilin biasa. Namun, lilin ini bercampur dengan essential oil sehingga dapat menimbulkan harum semerbak. Agar wangi bertahan lama, pastikan Anda menggunakan lilin aromaterapi yang berkualitas.

5. Spray

Pengharum ruangan berbentuk spray bisa membuat kamar Anda lebih wangi secara instan. Selain itu, pewangi jenis spray memiliki banyak opsi wangi, mulai dari yang manis hingga segar. Agar wanginya awet, Anda bisa menggunakan alat penyemprot otomatis yang seringkali dijual bersamaan dengan spray.

5 Aroma Pengharum Ruangan Terbaik untuk Kamar Tidur

Sudah tahu jenis pengharum ruangan apa yang bisa Anda pilih? Selanjutnya, mari kenali berbagai aroma yang bisa membuat tidur Anda lebih nyaman.

1. Bergamot

Bergamot merupakan jenis buah jeruk. Secara fisik, bentuknya menyerupai jeruk limau. Oleh karena itu, Bergamot memiliki wangi khas jeruk yang segar, namun juga sedikit pahit.

Aroma satu ini memiliki banyak manfaat, yakni membantu tubuh Anda lebih rileks menjelang tidur, serta berpotensi menurunkan tekanan darah. Bahkan, Bergamot juga digadang-gadang bisa mengurangi rasa sakit kronis.

2. Cedarwood

Cedarwood kerap disebut-sebut sebagai pewangi ruangan tahan lama. Aroma yang lembut namun segar ini memiliki dampak positif terhadap kualitas tidur, yakni membuat badan dan pikiran lebih rileks. Selain itu, aroma cedarwood juga berpotensi mencegah hidung tersumbat.

3. Melati

Berbeda dengan kesannya yang ‘horor’, aroma melati memiliki banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kualitas tidur. Aroma bunga ini mampu membuat tubuh lebih rileks serta membuat Anda merasa lebih segar saat bangun. Selain itu, melati juga berfungsi sebagai antidepresan.

4. Chamomile

Chamomile memiliki wangi yang segar, manis, serta sedikit beraroma tumbuhan herbal. Tak hanya dikonsumsi sebagai teh, bunga satu ini juga memiliki aroma yang berpotensi menurunkan tingkat kecemasan. Saat digunakan, aroma chamomile dapat membuat badan dan pikiran lebih tenang.

5. Mawar

Tidak hanya populer sebagai parfum, aroma mawar juga membawa manfaat untuk kualitas tidur. Wangi bunga satu ini berfungsi membuat tubuh lebih rileks, mengurangi rasa cemas, hingga mengurangi rasa tidak nyaman akibat gejala Pre-Menstrual Syndrome (PMS).

Mattress Domibed untuk Kenyamanan Tidur yang Maksimal

Menggunakan pengharum di kamar berpotensi membuat tidur Anda lebih nyaman. Tapi, jika ingin merasakan efek yang lebih maksimal lagi, jangan lupa menggunakan kasur yang berkualitas, seperti mattress Domi.

Bicara soal kasur, setiap orang memiliki kebutuhan kasur yang berbeda. Misalnya, ada yang membutuhkan kasur yang super empuk, namun ada juga yang menyukai kasur yang sedikit lebih padat. Selain itu, ada juga yang membutuhkan kasur hypoallergenic dan ada yang tidak. Semua bisa Anda sesuaikan bersama Domi.

Tak hanya memiliki berbagai tingkat keempukan, Domi juga menawarkan kasur yang sejuk, hypoallergenic, serta dapat menopang tubuh dengan baik. Selain itu, kasur Domi juga menyediakan fitur minim gerakan dan bunyi, sehingga tidur Anda tak akan terganggu oleh gerakan orang di sebelah Anda.

Tak menemukan kasur yang cocok? Anda bisa kontak tim Domi untuk membuat kasur custom. Tak perlu mengkhawatirkan waktu pembuatan yang lama, karena semua produk Domi ready stock dan self-manufactured.

Langkah terakhir tentunya mengombinasikan kasur Domi dengan pengharum ruangan favorit Anda. Dengan ini, mendapat kualitas tidur maksimal tentu bukan jadi hal yang sulit.

×